Breakingnewsjabar.com – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, selama lebih dari lima jam pada 7 November 2024, ribuan rumah warga terendam banjir. Banjir yang melanda pemukiman warga ini mengakibatkan air merendam rumah hingga ketinggian yang cukup dalam, bahkan mencapai dua meter di beberapa titik.
Hujan Deras Memicu Banjir Besar Hujan yang turun sejak sore hari menyebabkan volume air yang sangat besar, menggenangi permukiman warga. Wilayah yang paling parah terdampak adalah sejumlah desa di Kecamatan Banjaran, yang selama ini sudah rentan terhadap banjir akibat aliran sungai yang meluap.
Ketinggian Air Mencapai Dua Meter Menurut laporan dari warga setempat, di beberapa titik terdalam, air yang merendam rumah-rumah warga bahkan mencapai ketinggian dua meter, memaksa sejumlah penghuni rumah untuk mengungsi sementara. Banjir ini menggenangi jalan-jalan utama, merusak infrastruktur, dan menyebabkan gangguan transportasi.
Ribuan Warga Terkena Dampak Diperkirakan ribuan rumah di wilayah Kecamatan Banjaran terdampak banjir besar ini. Selain rumah tinggal, beberapa fasilitas umum dan lahan pertanian juga ikut terendam. Banyak warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Bandung, relawan, dan aparat setempat langsung melakukan evakuasi dan upaya penanggulangan bencana.
Penyebab Banjir Banjir besar ini dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi selama lebih dari lima jam, ditambah dengan kondisi drainase yang tidak mampu menampung debit air yang begitu besar. Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya perbaikan infrastruktur pengendalian banjir di daerah-daerah rawan banjir.

Upaya Penanggulangan dan Evakuasi Pemerintah daerah bersama dengan tim SAR, BPBD, dan aparat terkait lainnya segera turun tangan untuk melakukan evakuasi warga dan memberikan bantuan kebutuhan dasar, seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat. Selain itu, upaya pembersihan dan normalisasi sungai juga sedang dilakukan agar banjir tidak berlarut-larut.
Dampak Sosial dan Ekonomi Banjir ini tentu saja memberikan dampak sosial dan ekonomi yang cukup besar bagi warga Kecamatan Banjaran. Selain merusak rumah dan lahan pertanian, bencana ini juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada sektor pertanian.
Pihak terkait akan terus melakukan pendataan dan evaluasi untuk memastikan kebutuhan warga yang terdampak dapat segera terpenuhi, serta mencari solusi jangka panjang untuk mengurangi potensi bencana serupa di masa depan.
Tanggapan Pemerintah Pemerintah Kabupaten Bandung bersama dengan pihak-pihak terkait menyatakan keseriusannya untuk mengatasi dampak bencana ini. Kepala BPBD Kabupaten Bandung mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengupayakan perbaikan infrastruktur dan sistem drainase di wilayah rawan banjir seperti Kecamatan Banjaran untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Situasi di lokasi banjir masih dalam pemantauan intensif, dan diharapkan warga yang terdampak dapat segera mendapatkan bantuan yang diperlukan. Pemerintah juga menghimbau agar warga tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah.
Selanjutnya di chanel TVRI JAWA BARAT : https://www.youtube.com/watch?v=hUssDTNaDec

