Breakingnewsjabar.com – SUBANG | Car Free Day tidak hanya menjadi ajang rekreasi sehat, tetapi juga simbol sinergi antara pemerintah, masyarakat dan UMKM dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mendukung perekonomian lokal. Keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan CFD adalah bagian dari strategi pengembangan ekonomi lokal sehingga ia sangat mendukung kegiatan itu.
Pelaksanaan Car Free Day ini sangat menguntungkan masyarakat, terutama para pedagang UMKM, perkembangan Inklusif pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia juga dipengaruhi dengan adanya pedagang UMKM ini.
Tujuan pemberdayaan produk UMKM ini ada dua, yang pertama bisa mengembangkan dan meningkatkan kecintaan produk lokal dan yang kedua tidak bergantung pada produk asing. Kedua hal ini bisa diwujudkan ketika kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah mengenai peningkatan teknologi, inovasi dan pemberdayaan produk-produk lokal agar bisa disetarakan dengan permintaan pasar Internasional. Sehingga target marketing kita bukan hanya penduduk dalam negeri saja melainkan bisa ke luar negeri.
Berbeda dengan toko online, CFD memungkinkan UMKM untuk berinteraksi langsung dengan konsumen. Ini bukan sekadar transaksi jual beli, tetapi juga kesempatan membangun hubungan emosional. Interaksi ini juga memberi keuntungan lain: umpan balik langsung. Konsumen bisa memberikan komentar atau saran, yang kemudian bisa digunakan oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk.
Keberadaan lapak UMKM yang menjual berbagai produk lokal menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Car Free Day perlu terus ditingkatkan agar dampaknya semakin luas, terutama dalam mendukung perekonomian daerah. “kami berharap Car Free Day selalu dilaksanakan, karena membantu kami para UMKM kecil untuk pengembangan usaha kami.” Ujar Yuli, salah satu pelaku UMKM kuliner Subang.
UMKM sendiri berpengaruh pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan daerah. Apresiasi layak dan patut diberikan atas peran penting media dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ikut mempromosikan kegiatan ini, sehingga masyarakat semakin terinformasi.
Sumber : subang.go.id

