Breakingnewsjabar.com – JABAR | Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan telah resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030. Keduanya telah menyelesaikan proses pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung Merdeka, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025), serta melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) keesokan harinya di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.
Saat ini, Dedi Mulyadi tengah menjalani orientasi kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Sebagai pemimpin baru Jawa Barat, ia membawa sejumlah janji kampanye yang harus direalisasikan selama lima tahun kepemimpinannya. Berikut adalah daftar janji-janjinya:
1. Perbaikan Infrastruktur Jalan hingga Pelosok Desa
Salah satu prioritas utama Dedi Mulyadi adalah memperbaiki infrastruktur jalan hingga ke pelosok desa dan permukiman perkotaan. Selain itu, ia juga berkomitmen untuk membangun jaringan irigasi di seluruh wilayah pertanian dan mendorong ekosistem ekonomi pertanian organik melalui konektivitas antara pertanian, kehutanan, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
2. Beasiswa untuk Tenaga Kesehatan Putra Daerah
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan berjanji untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat melalui program beasiswa bagi tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis putra daerah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik penyakit masyarakat. Program ini bertujuan untuk mengatasi kelangkaan tenaga medis di daerah-daerah tertentu.
Selain itu, mereka juga berencana untuk memberikan pendidikan berkarakter, menggratiskan biaya sekolah di SMA/SMK, dan menambah ruang kelas baru guna menjaga kesetaraan jumlah ruang kelas di sekolah negeri SD, SMP, dan SMA/SMK.
3. Peningkatan Kesejahteraan Kepala Desa dan Perangkatnya
Pasangan ini turut berjanji untuk meningkatkan kesejahteraan kepala desa, perangkat desa, RW, RT, linmas, kader PKK, kader posyandu, guru agama, dan ajengan. Mereka juga akan memperkuat pembangunan desa berbasis kearifan lingkungan serta melakukan transformasi birokrasi yang berdampak positif bagi masyarakat.
4. Pengembangan Industri dan Ekonomi Lokal
Untuk mendukung peningkatan lapangan kerja, Dedi-Erwan berkomitmen mendorong investasi di wilayah kabupaten/kota yang memiliki tata ruang industri, pariwisata, ekonomi kreatif, dan smart city. Mereka juga berencana mencetak 10.000 manajer putra daerah melalui beasiswa di Politeknik Berorientasi Terapan.
5. Penyempurnaan Layanan Kesehatan di RSUD
Pasangan ini berjanji untuk menyempurnakan layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten/kota dengan menambah fasilitas khusus seperti kesehatan ibu dan anak, penyakit jantung, sarana cuci darah, kanker, penanganan stroke dengan bedah syaraf, serta layanan operasi lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
6. Pengelolaan Sampah Mandiri hingga Tingkat RT
Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan juga menjanjikan pengembangan pengelolaan sampah mandiri hingga tingkat RT. Mereka berencana menata kampung nelayan, tempat pelelangan ikan, pelabuhan pendaratan kapal nelayan, serta melakukan normalisasi muara di pesisir Jawa Barat.
Efisiensi Anggaran untuk Program Prioritas
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025. Namun, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa efisiensi bukan berarti pemotongan anggaran, melainkan realokasi dana untuk program yang lebih prioritas.
“Tidak ada efisiensi dalam arti pemotongan anggaran, yang ada adalah alih lokasi anggaran. Bahkan, saya menantang Kepala Bappeda untuk menaikkan belanja dari Rp31 triliun menjadi Rp33 triliun,” ujar Dedi.
Beberapa program prioritas yang akan mendapatkan peningkatan alokasi anggaran antara lain:
- Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB): dari Rp60 miliar menjadi Rp1,2 triliun.
- Perbaikan Jalan: dari Rp600 miliar menjadi Rp2,4 triliun.
- Penyediaan Listrik untuk Masyarakat Miskin: dari Rp20 miliar menjadi Rp350 miliar.
- Program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni): dari Rp20 miliar menjadi Rp120 miliar.
Dengan berbagai program prioritas ini, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan berharap dapat membawa Jawa Barat menuju pembangunan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

