Breakingnewsjabar.com – MAGELANG | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa hujan bukanlah masalah dalam pelaksanaan kegiatan retreat yang digelar di Magelang. Ia menyampaikan dengan tegas bahwa hujan adalah bagian dari alam yang harus diterima dan disyukuri, bukan dijadikan penghalang. Menurutnya, hujan justru membawa berkah dan kesegaran bagi peserta retreat , sehingga tidak mengganggu jalannya kegiatan.
Dengan nada santai, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa hujan-hujanan bukanlah hal baru baginya. “Ujan-ujanan mah ga masalah, sudah biasa ke sawah dan ke kebun ujan-ujanan,” ujarnya sambil tersenyum. Pernyataan ini mencerminkan latar belakangnya yang dekat dengan kehidupan petani dan pekebun, di mana hujan adalah bagian tak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari.
Bagi Dedi, hujan adalah sesuatu yang alami dan harus disyukuri. Ia bahkan memandang hujan sebagai anugerah yang memberikan kesegaran dan energi positif selama kegiatan retreat . Sikap ini menunjukkan bahwa ia tetap fokus pada tujuan utama retreat , yaitu membangun sinergi dan solusi untuk kemajuan daerah yang dipimpinnya.
Bekal Unik yang Dibawa oleh Gubernur Dedi Mulyadi
Sebagai bentuk persiapan pribadi, Gubernur Dedi Mulyadi membawa beberapa bekal unik yang mencerminkan kebiasaan dan kebutuhannya selama mengikuti retreat . Bekal tersebut antara lain:
- Alat Kerokan
- Sikat Gigi
- Pata Gigi
- Minyak Wangi
- Sepatu Nyaman
- Handuk
- Gunting Kuku
- Training
- Jaket,
- Topi,
- Ikat Kepala
Dedi Mulyadi menekankan pentingnya membawa perlengkapan yang sesuai dengan kebutuhan pribadi agar tetap nyaman dan sehat selama mengikuti kegiatan. Hal ini juga menunjukkan bahwa ia mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi segala kondisi selama retreat .

