Breakingnewsjabar.com – PURWAKARTA | Nasib berbeda tengah dialami oleh Anne Ratna Mustika, mantan Bupati Purwakarta, yang kini harus menghadapi pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta. Pemeriksaan ini terjadi di saat mantan suaminya, Dedi Mulyadi, tengah merayakan kebahagiaan setelah dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030.
Anne diperiksa terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi berupa mobil Toyota Innova Hybrid pada tahun 2024. Mobil tersebut, dengan nomor polisi T 1507 CA, telah disita oleh Kejari Purwakarta di Jakarta. Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Purwakarta, Nana Lukman, kendaraan mewah itu merupakan barang bukti dalam kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Kajari Purwakarta, Martha Parulina Berliana, membenarkan bahwa Anne diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini. Pemeriksaan berlangsung pada Rabu (5/2/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai pada pukul 19.00 WIB. Meski prosesnya cukup panjang, Anne tetap mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan dengan baik.
“Saya hadir sebagai saksi, sesuai dengan surat panggilan dari kejaksaan,” ujar Anne kepada Tribunjabar.id seusai pemeriksaan. Ia juga meminta doa agar proses hukum yang sedang dijalaninya dapat berjalan lancar. “Alhamdulillah tadi lancar, mohon doanya, yah, kang,” tambahnya.
Martha Parulina Berliana menjelaskan bahwa penyelidikan kasus ini masih terus berjalan. Hingga Senin (24/2/2025), lebih dari 10 saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan. Namun, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam kasus ini.
“Kami masih melakukan pengumpulan data dan keterangan dari berbagai pihak untuk memastikan kebenaran materiil dari kasus ini,” kata Martha saat dikonfirmasi Kompas.com.
Profil Singkat Anne Ratna Mustika
Anne Ratna Mustika, yang akrab disapa Ambu Anne, adalah sosok yang cukup dikenal di dunia politik dan pemerintahan di Jawa Barat. Ia pertama kali dikenal publik setelah dinobatkan sebagai Mojang Kabupaten Purwakarta pada tahun 2001. Pada tahun yang sama, ia juga mewakili Purwakarta dalam ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat.
Karier politik Anne dimulai setelah menikah dengan Dedi Mulyadi, yang saat itu menjabat berbagai posisi penting seperti Anggota DPRD Purwakarta, Wakil Bupati Purwakarta, hingga Bupati Purwakarta selama dua periode. Selama mendampingi Dedi, Anne aktif di berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Purwakarta (2008-2018), Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (2008-2018), dan Ketua Dekranasda Kabupaten Purwakarta (2008-2018).
Pada tahun 2018, Anne melanjutkan jejak politik Dedi dengan terpilih sebagai Bupati Purwakarta, menjadi perempuan pertama yang menjabat posisi tersebut. Ia memimpin bersama wakilnya, H. Aming, untuk periode 2018-2023.
Namun, hubungan Anne dengan Dedi berakhir dengan perceraian. Setelah bercerai, Anne menikah kembali dengan Iskandar, seorang eksekutif di PT Pelayaran Bahtera Adhiguna dan PT PLN (Persero). Pernikahan ini berlangsung tertutup di kediamannya di Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (16/12/2023).
Perjalanan Karier dan Politik Anne Ratna Mustika
Sebelum terjun ke dunia politik, Anne merupakan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi WIKARA di Kabupaten Purwakarta. Ia juga memiliki latar belakang keluarga politik, sebagai keponakan Bunyamin Dudih, Bupati Purwakarta periode 1993-2003.
Setelah menikah dengan Dedi Mulyadi, Anne aktif di Partai Golongan Karya (Golkar) dan terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pengalamannya di organisasi dan pendampingan suaminya menjadi bekal kuat ketika ia mencalonkan diri sebagai Bupati Purwakarta pada 2018.
Meski telah bercerai dari Dedi, Anne tetap aktif di dunia politik. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPD Tingkat II Partai Golkar Purwakarta. Namun, karier politiknya kini diuji dengan adanya kasus hukum yang sedang dihadapinya.

