Breakingnewsjabar.com – KOTA BANDUNG | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana mengubah salah satu kendaraan dinas gubernur, yakni minibus, menjadi mobil rumah sakit. Nantinya, mobil ini akan dilengkapi dengan berbagai alat kesehatan yang dapat memberikan layanan medis langsung kepada masyarakat.
“Pak Sekda, nanti bapak alokasikan ini (minibus) untuk diubah jadi mobil rumah sakit,” ujar Dedi dalam video yang diunggah di akun YouTube pribadinya.
Ia menambahkan bahwa mobil tersebut akan dilengkapi dengan peralatan medis seperti alat pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil, hingga deteksi kanker dan pemeriksaan darah.
“Yang ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil. Kalau bisa, bisa mendeteksi kanker di sini, pemeriksaan darah,” imbuhnya.
Dengan mengubah minibus dinas menjadi mobil rumah sakit, Dedi berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal. Ia menegaskan bahwa mobil tersebut bukan untuk kepentingan pribadinya, melainkan untuk kebutuhan publik.
“Jadi gubernur itu punya mobil rumah sakit, tapi bukan buat saya, melainkan untuk masyarakat,” tegas Dedi.
Optimalisasi Kendaraan Dinas untuk Perangkat Daerah
Selain rencana pengubahan minibus menjadi mobil rumah sakit, Dedi juga akan mengalokasikan sejumlah kendaraan dinas lainnya untuk mendukung operasional perangkat daerah. Salah satunya adalah kendaraan roda dua yang dinilai lebih cocok digunakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat.
“Pak Sekda, ini (sepeda motor) saya gak mungkin pakai. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan. Kira-kira cocoknya untuk apa? Dishub? Dishub bisa. Patroli agar membantu polisi agar jalur di Jawa Barat tidak macet-macet. Keliling. Ini untuk Dishub, ubah menjadi motor dinas untuk Dishub,” tutur Dedi.
Dengan langkah ini, Dedi ingin memastikan bahwa semua aset kendaraan dinas digunakan secara optimal untuk mendukung pelayanan publik dan meningkatkan efektivitas kerja perangkat daerah.
Langkah Inovatif untuk Pelayanan Publik
Rencana Dedi Mulyadi ini mencerminkan komitmennya untuk mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil. Dengan mengalihfungsikan kendaraan dinas menjadi sarana pelayanan publik, ia berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Jawa Barat.
“Semua ini demi masyarakat. Saya ingin memastikan bahwa setiap aset yang dimiliki pemerintah benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” pungkas Dedi.
Melalui inisiatif ini, Dedi Mulyadi menunjukkan bahwa kepemimpinannya berfokus pada pemanfaatan sumber daya secara efisien dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Mobil rumah sakit keliling dan motor patroli Dishub diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan pelayanan publik di Jawa Barat.

