Beakingnewsjabar.com – JAKARTA | Dunia jurnalistik Indonesia kehilangan salah satu tokoh besar. Wartawan senior sekaligus pendiri Majalah Berita Mingguan (MBM) Tempo, Fikri Jufri , meninggal dunia pada Kamis, 6 Maret 2025, sekitar pukul 09.41 WIB. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh menantu Fikri Jufri, Dina Purita, yang menyatakan, “Betul sekali,” saat dihubungi oleh Tempo .
Teman sejawat Fikri Jufri, sesama pendiri MBM Tempo, Goenawan Mohammad , juga membenarkan kabar tersebut ketika dimintai konfirmasi melalui aplikasi perpesanan. “Benar (kabar meninggalnya Fikri Jufri),” ucap Goenawan dengan nada singkat namun penuh rasa hormat.
Berdasarkan informasi yang diterima Tempo , jenazah almarhum saat ini disemayamkan di kediamannya di Serenia Hills Cluster Signature Blok O 19, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Rencananya, Fikri Jufri akan dimakamkan sore hari ini di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Fikri Jufri lahir di Jakarta pada 25 Maret 1936. Ia dikenal sebagai wartawan andal dengan kemampuan lobi yang kuat serta keahlian dalam teknik wawancara dan mendapatkan bahan eksklusif. Kontribusinya dalam dunia jurnalistik sangat besar, terutama melalui pendiriannya bersama-sama dengan rekan-rekannya atas Majalah Tempo, yang menjadi salah satu media berita mingguan paling berpengaruh di Indonesia.
Pada tahun lalu, tepatnya 25 Maret 2024, Fikri menerbitkan buku biografinya yang berjudul “Saya Al Jufri Bukan Al Capone” . Buku tersebut dirilis bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-81, merefleksikan perjalanan hidupnya yang penuh dedikasi, tantangan, dan prestasi di dunia pers.
Kepergian Fikri Jufri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan jurnalis, serta masyarakat luas yang mengenal kiprahnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

