Selamat datang di Www.BreakingnewsJabar.Com
Menyajikan Berita Terkini
Close Menu
www.breakingnewsjabar.com
  • Beranda
  • Info Jabar
  • Nasional
  • Kriminal
    • Narkoba
    • Curas
    • Ranmor
  • Ekonomi dan bisnis
    • Nasional
    • Internasional
  • Pilkada
    • Jawa Barat
    • Nasional
  • Teknologi
  • Laporan Masyarakat
    • Fasilitas Umum
    • Kriminal
    • Lalu lintas
    • Layanan Masyarakat
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemberitahuan Pelatihan dan Persiapan Bimbel Prawita untuk Calon Siswa Angkatan Ke-4
  • Wakapolri Baru Dilantik, Fokus Dukung Kapolri dan Realisasikan Program Nasional
  • Rotasi Strategis Polri: Sederet Pejabat Tinggi Dilantik dan Berganti Jabatan
  • Polri Dukung Asta Cita: Satgas Pangan Jaga Distribusi dan Stabilitas Harga
  • Menuju Polri Inklusif: SSDM Polri Luncurkan Penghargaan Dukungan Kesetaraan Gender
  • Kemerdekaan untuk Pengabdian Kepada Ibu Pertiwi
  • Warga Cilengkrang Tumpah Ruah Sambut HUT RI ke-80 dengan Kreasi Seni Tradisional
  • Kakorlantas Pimpin TFG Merdeka Jaya 2025, Pastikan Keamanan HUT RI Berjalan Lancar
www.breakingnewsjabar.com
  • Beranda
  • Info Jabar
  • Nasional
  • Kriminal
    • Narkoba
    • Curas
    • Ranmor
  • Ekonomi dan bisnis
    • Nasional
    • Internasional
  • Pilkada
    • Jawa Barat
    • Nasional
  • Teknologi
  • Laporan Masyarakat
    • Fasilitas Umum
    • Kriminal
    • Lalu lintas
    • Layanan Masyarakat
www.breakingnewsjabar.com
You are at:Home»Nasional»Gelombang PHK Jelang Ramadan 2025: Ribuan Pekerja Terdampak di Berbagai Sektor
Nasional

Gelombang PHK Jelang Ramadan 2025: Ribuan Pekerja Terdampak di Berbagai Sektor

Denden darmawanBy Denden darmawan28 Februari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Breakingnewsjabar.com – Menjelang Ramadan 2025, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus berlanjut, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja di Indonesia. Sejumlah perusahaan dari berbagai sektor telah mengumumkan PHK massal, termasuk Yamaha Music Indonesia, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Sanken Indonesia, hingga jaringan restoran cepat saji KFC. PHK ini berdampak signifikan terhadap ribuan pekerja yang kini harus menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Yamaha Music Indonesia: Relokasi Pabrik ke China

Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah Yamaha Music Indonesia. Serikat pekerja perusahaan tersebut telah menemui Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli untuk menyampaikan kekhawatiran terkait rencana PHK massal. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa Yamaha Music Indonesia akan melakukan PHK terhadap lebih dari seribu karyawan akibat relokasi pabrik ke China.

“Intinya diminta untuk harus sesuai dengan hak, kewajiban, dan kemampuan perusahaan,” ujar Indah, seperti dikutip dari Kompas.com . Kemenaker meminta agar proses PHK dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan atas kesepakatan kedua belah pihak.

Sritex: Pailit dan Ribuan Pekerja Terancam

Di Jawa Tengah, situasi serupa terjadi di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Setelah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang, perusahaan tekstil raksasa ini mulai menerbitkan surat PHK kepada ribuan karyawannya. Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex, Widada, mengungkapkan bahwa jumlah pekerja yang terkena PHK mencapai 6.660 orang.

Saat ini, para pekerja tengah mengurus jaminan kehilangan pekerjaan (JHT) dan pesangon. “Itu tadi pada ngisi sebagian. Kalau di-PHK kan ada suratnya,” kata Widada di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia juga meminta agar dana JHT dapat segera dicairkan untuk membantu para pekerja yang terdampak.

Selain PHK, Sritex juga menghadapi masalah keterlambatan pembayaran gaji karyawan. Widada berharap sisa kewajiban perusahaan, termasuk pesangon dan gaji tertunggak, dapat diselesaikan tepat waktu.

Tanggung Jawab Pemerintah dalam Menghadapi Gelombang PHK

Widada menegaskan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab atas gelombang PHK yang terjadi. Ia meminta Kementerian Investasi, Ketenagakerjaan, Perindustrian, Perdagangan, serta Koordinator Perekonomian untuk turun tangan dan mencari solusi konkret bagi para pekerja yang terdampak.

“Pemerintah harus hadir dan bertanggung jawab atas situasi ini. Bukan hanya soal pesangon, tapi juga bagaimana memberikan pelatihan dan akses lapangan kerja baru bagi para pekerja yang kehilangan pekerjaan,” tegas Widada.

Dampak Sosial dan Ekonomi PHK Massal

PHK massal yang terjadi di berbagai sektor tidak hanya berdampak pada individu pekerja, tetapi juga pada keluarga mereka dan perekonomian secara keseluruhan. Banyak pekerja yang kehilangan sumber pendapatan utama, sementara biaya hidup terus meningkat. Kondisi ini diperparah dengan tantangan mendapatkan pekerjaan baru di tengah persaingan yang semakin ketat.

Para pengamat ekonomi memperingatkan bahwa gelombang PHK ini dapat memperburuk tingkat pengangguran dan kemiskinan di Indonesia jika tidak segera ditangani dengan serius. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan serikat pekerja sangat penting untuk mencari solusi jangka panjang.

Harapan untuk Solusi Konkret

Indah Anggoro Putri dari Kemenaker menekankan pentingnya dialog antara perusahaan dan pekerja untuk memastikan hak-hak pekerja dipenuhi selama proses PHK. Ia juga mengimbau agar perusahaan tetap mematuhi aturan yang berlaku dan memberikan kompensasi yang adil kepada para pekerja.

“Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik. Pemerintah siap mendampingi dan memfasilitasi proses ini agar tidak ada pihak yang dirugikan,” tutup Indah.

Sumber : https://www.kompas.tv/ekonomi/577007/badai-phk-di-sritex-yamaha-kfc-dan-sanken-lebih-dari-10-ribu-karyawan-kehilangan-pekerjaan?page=all

Post Views: 239
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Bandung Siapkan Layanan Aduan untuk Perbaikan Infrastruktur Jelang Ramadan
Next Article Keakraban Prabowo, SBY, dan Jokowi di Gala Dinner: Bernyanyi Bersama untuk Persatuan Bangsa
Denden darmawan

Related Posts

Kemerdekaan untuk Pengabdian Kepada Ibu Pertiwi

18 Agustus 2025

Satgas Kesehatan Gelombang IV Dilepas, Siap Layani Warga Palestina di Tengah Konflik

14 Agustus 2025

Satgas Garuda Merah Putih II Diberangkatkan, Bawa Bantuan untuk Warga Gaza

13 Agustus 2025
Advetorial

Pemberitahuan Pelatihan dan Persiapan Bimbel Prawita untuk Calon Siswa Angkatan Ke-4

3 November 2025
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss

Pemberitahuan Pelatihan dan Persiapan Bimbel Prawita untuk Calon Siswa Angkatan Ke-4

Wakapolri Baru Dilantik, Fokus Dukung Kapolri dan Realisasikan Program Nasional

Rotasi Strategis Polri: Sederet Pejabat Tinggi Dilantik dan Berganti Jabatan

Polri Dukung Asta Cita: Satgas Pangan Jaga Distribusi dan Stabilitas Harga

About
About

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're social, connect with us:

Facebook X (Twitter) Pinterest LinkedIn VKontakte
From Flickr
Ascend
terns
casual
riders on the storm
chairman
mood
monument
liquid cancer
blue
basement
ditch
stars
About
About

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're social, connect with us:

Facebook X (Twitter) Instagram LinkedIn VKontakte
Popular Posts

Pemberitahuan Pelatihan dan Persiapan Bimbel Prawita untuk Calon Siswa Angkatan Ke-4

3 November 2025

Wakapolri Baru Dilantik, Fokus Dukung Kapolri dan Realisasikan Program Nasional

19 Agustus 2025

Rotasi Strategis Polri: Sederet Pejabat Tinggi Dilantik dan Berganti Jabatan

19 Agustus 2025
Copyright © 2026 BreakingnewsJabar.com
  • Beranda
  • Susunan Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.