Breakingnewsjabar.com – KOTA BANDUNG | Acara tahunan Mimbar Hiburan dan Amal bagi Duafa kembali digelar untuk ke-36 kalinya. Tahun ini, acara yang berlangsung di Pendopo Kota Bandung pada Rabu, 26 Februari 2025, tidak hanya menghadirkan hiburan edukatif, tetapi juga menjadi wadah nyata untuk menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat kurang mampu. Sebanyak 31 anak dikhitan, dua pasangan disabilitas dinikahkan, dan bantuan disalurkan kepada 500 kaum duafa.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan rasa hormat serta kebahagiaannya bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dalam momentum penuh kehangatan ini. Menurutnya, berbagi dan bersedekah adalah amalan utama yang diperintahkan oleh Allah SWT.
“Saya sangat terhormat dan bahagia bisa berada di sini. Acara ini bukan sekadar hiburan atau ajang berbagi bantuan, tetapi simbol persatuan antara pengusaha dan seniman. Ini adalah bukti nyata bahwa seni dan budaya bisa menjadi jembatan untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Kang Erwin.
Pesan Mendalam untuk Pasangan Pengantin Baru
Selain memberikan apresiasi kepada panitia dan donatur, Kang Erwin juga menitipkan pesan mendalam kepada dua pasangan disabilitas yang baru saja menikah. Ia mengingatkan bahwa pernikahan adalah ibadah panjang yang penuh berkah sekaligus ujian.
“Menikah adalah langkah besar dalam hidup. Jagalah keharmonisan rumah tangga dengan saling menghormati, sabar, dan penuh kasih sayang. Khusus kepada para istri, jagalah komunikasi yang baik karena kunci kebahagiaan rumah tangga ada pada kerja sama dan kesabaran,” pesannya.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 1989, Mimbar Hiburan dan Amal bagi Duafa terus berkembang menjadi wadah kepedulian yang kokoh. Acara ini tidak hanya memberikan bantuan finansial dan materiil, tetapi juga menghadirkan hiburan yang mendidik dan sarat makna bagi masyarakat.
Acara ini juga sejalan dengan ajaran Islam, seperti firman Allah dalam Al-Qur’an yang menyerukan umat manusia untuk memberi makan kepada orang miskin, anak yatim, dan mereka yang membutuhkan. Hal ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berbagi dengan sesama.
Para sponsor dan donatur yang telah berkontribusi mendapat apresiasi tinggi dari panitia. Kang Erwin menegaskan bahwa berbagi adalah bagian dari tanggung jawab moral setiap manusia.
“Khairunnasi anfa’uhum linnas – Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Saya mengajak kita semua untuk menjaga dan meneruskan budaya berbagi ini,” tuturnya.
Dampak Luas bagi Kaum Duafa
Tahun ini, Mimbar Hiburan dan Amal bagi Duafa berhasil memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat kurang mampu. Selain khitanan massal dan pernikahan bagi pasangan disabilitas, bantuan kepada 500 kaum duafa menjadi salah satu sorotan utama acara ini.
Bantuan tersebut tidak hanya berupa sembako, tetapi juga mencakup kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Acara ini juga dirancang untuk menghibur para penerima manfaat melalui penampilan seni dan budaya yang mendidik.
Kang Erwin berharap bahwa acara ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, seniman, dan masyarakat dalam mewujudkan kepedulian sosial yang lebih luas.
“Mari kita bersama-sama menjaga tradisi mulia ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi ladang amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” tutupnya.
Sumber : Humas Kota Bandung

