Breakingnewsjabar.com – MAJALENGKA | Di lokasi kunjungan kerja, Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto turut serta dalam kegiatan panen raya di Kabupaten Majalengka, Senin (7/4/2025). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memimpin telewicara antara presiden dengan kepala daerah dari 14 provinsi yang menjadi sentra produksi padi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan keluhan para petani terkait mahalnya biaya pembasmi hama. Keluhan ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto selama kunjungan kerja tersebut.
Dedi menjelaskan bahwa penggunaan pestisida sangat penting untuk mengendalikan hama seperti keong, bahkan sejak sebelum masa tanam dimulai. Namun, biaya tinggi yang harus dikeluarkan untuk obat-obatan menjadi beban berat bagi para petani.
“Biaya tertinggi justru berasal dari kebutuhan akan obat-obatan, karena lahan sudah harus disemprot sebelum tanam. Saya sendiri sebagai petani memahami betul kondisi ini,” kata Dedi.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Produsen Pestisida Indonesia (APROPI), Yanno Nunuhitu, menegaskan bahwa penggunaan pestisida di Indonesia diawasi secara ketat oleh Kementerian Pertanian.
“Kami memastikan bahwa semua pestisida yang beredar efektif, aman bagi manusia, dan ramah lingkungan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Yanno menambahkan bahwa penggunaan pestisida merupakan kebutuhan mutlak dalam dunia pertanian modern. “Tidak mungkin mencapai swasembada pangan tanpa adanya pestisida,” tegasnya.
Namun, ia mengakui bahwa harga pestisida di Indonesia masih relatif tinggi. Hal ini disebabkan karena sebagian besar pestisida yang digunakan di dalam negeri masih diimpor, sehingga harganya dipengaruhi oleh negara produsen.
“APROPI, sebagai asosiasi produsen pestisida dalam negeri, meminta dukungan pemerintah agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pestisida. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional,” tutupnya.
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/dedi-mulyadi-blak-blakan-ke-prabowo-harga-pestisida-mahal-begini-kata-produsen-370875-mvk.html?page=2

