Breakingnewsjabar.com – BEKASI | Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, melakukan pemantauan di jalur Tol Fungsional Japek 2 Selatan pada Senin (7/4/2025). Dalam pantauannya, ia menyatakan bahwa arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau lancar meskipun berlangsung pada puncak arus mudik.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Jalur sepanjang 30 kilometer di Japek 2 Selatan ini dapat dilalui oleh masyarakat yang berasal dari arah Cipularang atau Bandung menuju Jakarta. Alhamdulillah, kondisi jalurnya cukup baik, cuaca mendukung, dan situasi tetap terkendali,” kata Brigjen Pol Raden Slamet Santoso saat ditemui di Bukit Hyundai, Bekasi, Senin (7/4/2025).
Berdasarkan pantauannya, terjadi kepadatan arus lalu lintas di KM 66, yang merupakan pertemuan antara Cikampek dan Cipularang. Untuk mengurai kepadatan tersebut, Korlantas Polri mengalihkan kendaraan dari arah Cipularang menuju Jakarta ke jalur Japek 2 Selatan.
Ia menegaskan bahwa jalur Japek 2 Selatan bersifat fungsional, sehingga seluruh rambu-rambu lalu lintas, termasuk penerangan jalan, telah dioptimalkan oleh para stakeholder terkait. Sementara itu, Polri bertugas menyiapkan petugas di lapangan untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan selama pelaksanaan arus mudik dan balik.
“Petugas sudah tersebar di seluruh titik, termasuk di rest area yang ada di sini. Rest area fungsional juga didukung oleh petugas dari Jasa Marga, Kepolisian, dan Jasa Raharja. Mereka telah tergelar mulai dari awal Japek 2 Selatan hingga titik Bukit Hyundai di KM 37-34,” tegasnya.
Slamet menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada kecelakaan yang terjadi di Jalur Fungsional Japek 2 Selatan. Meski demikian, di beberapa titik terdapat persimpangan dengan jalur kabupaten, sehingga diperlukan pengaturan buka-tutup jalan secara bergantian. Namun, hal ini dapat terkendali berkat kesigapan petugas di lapangan.
Pihaknya juga menegaskan bahwa pemantauan dan monitoring tetap dilakukan karena masih ada potensi peningkatan volume kendaraan dari arah Cipularang, Cileunyi, serta dari timur seperti Kalikangkung dan Banyumanik.
“Kami tetap akan melanjutkan pemantauan dan monitoring karena bangkitan arus lalu lintas dari Cipularang, Cileunyi, Kalikangkung, dan Banyumanik masih cukup signifikan. Kami harus siap mengantisipasi setiap situasi yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Tak lupa, ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan fisik sebelum melakukan perjalanan. Apabila merasa lelah, pemudik diimbau untuk beristirahat di rest area tanpa khawatir tentang tarif tol yang tidak berubah.
Dirgakkum juga mengingatkan pentingnya memeriksa saldo kartu elektronik agar tidak menjadi hambatan bagi kendaraan di belakang. Ia juga menekankan kepada pengendara untuk memperhatikan aturan berkendara dalam skema one way .
“Bagi masyarakat yang melintas di jalur one way , pola berlalu lintas sedikit berbeda dibandingkan kondisi normal. Lajur kanan digunakan untuk kendaraan yang lebih lambat, sementara lajur kiri digunakan untuk mendahului karena rest area berada di sebelah kanan. Pengendara diminta untuk mengontrol kecepatan dan tetap mengutamakan keselamatan,” tutupnya.
Sumber: Divisi Humas Polri

